Showing posts with label Relationship. Show all posts
Showing posts with label Relationship. Show all posts

Monday, December 28, 2015

Hubungan Asmara di Tahun 2016

Tahun 2016 adalah tahun Monyet Api 丙申, sebuah tahun yang akan memberikan sebuah tantangan bagi orang yang memiliki elemen 寅 dan 巳 , karena 寅 + 巳 + 申 membentuk api besar ditambah lagi dengan tahun 丙, api menjadi kuat. Dalam hal ini, saya memakai contoh seorang artis terkenal yang berulang tahun bulan Februari ini, yaitu Paris Hilton.

Paris Hilton, 17 Februari 1981
Hari Bulan Tahun 26-35 2016
丙 庚 辛 癸 丙 
寅 寅 酉 巳 申


Dari chart BaZi terdapat elemen
寅, 巳 dan 申, sehingga ia mengalami sebuah perubahan hidup atau tantangan karena yang berdampak adalah cabang bumi hari, maka kemungkinan besarnya hubungan asmara dengan pasangannya akan terganggu dan berakhir di tahun ini. Peristiwa ini akan dialami kemungkinan di bulan Februari, Mei atau Agustus tahun ini.

Demikian salah satu peristiwa yang kemungkinan terjadi pada dirinya di tahun 2016. (WS)

Monday, September 21, 2015

Rahasia Kecocokan Memilih Pasangan

     Dalam setiap bertemu dengan klien wanita, hal pertama yang ditanyakan 80% adalah perihal relationship. Apakah saya cocok dengan pasangan saya? Apa kriteria pasangan saya?

Lebih mudah menginformasikannya saat masih masa pacaran daripada setelah menikah, karena lebih bisa melihat dengan jernih dan rasional.

Ada yang bilang, lebih baik memilih pasangan yang menyayangi kita daripada yang kita sayangi. Benar atau tidak? Mudah menyarankannya, namun belum tentu mudah menjalaninya ya.

Maksudnya apa ya?

Dalam analisis BaZi, secara cepat kita bisa melihat ekspektasi diri kita terhadap pasangan serta ekspektasi pasangan terhadap diri kita. Ada beberapa kemungkinan kejadiannya, namun manakah yang cocok dan berbahagia?

Ada beberapa tipe hubungan antar pasangan dalam analisa BaZi:
1. Diri yang menyayangi pasangannya
2. Diri yang mengharapkan disayangi pasangannya
3. Diri yang mendominasi pasangannya
4. Mengharapkan pasangannya yang mendominasi
5. Mengharapkan hubungan sederajat sebagai teman, dll.

Sebelum melihat pasangan kita, sebaiknya kita melihat dulu kekuatan dan kelemahan kita terhadap pasangan kita yaitu bagaimana kita memperlakukan pasangan kita. 

Sebagai contoh jika kita seorang wanita adalah orang yang ingin disayangi oleh pasangan kita, tentunya selayaknya memilih pria yang ingin menyayangi wanitanya. Kemudian, jika sang pria adalah orang yang mendominasi pasangannya, maka sebaiknya dia memilih wanita yang ingin didominasi pasangannya.

Kelihatannya mudah ya, namun dalam realitanya ketertarikan antar pasangan bukan berdasar pada sifat bagaimana mereka menganggap pasangannya. Dalam pengalaman saya, banyak kasus ketertarikan antar dua (2) insan karena kecocokan komposisi elemen di antara keduanya.

Sebagai contoh, jika orang yang berelemen api lemah akan lebih tertarik dengan orang yang mempunyai banyak elemen api karena akan menyeimbangkan dirinya secara komposisi elemen. Contoh lain, wanita berelemen air kuat lebih tertarik kepada orang yang memiliki banyak tanah untuk menyeimbangkan dan mengatur airnya.

Lalu bagaimana hasil akhirnya?

Ketertarikan antara pasangan merupakan kunci awal bahwa mereka saling mengisi dan mereka "klop", namun perlu diingat klop atau cocok itu bisa berarti dua (2) kemungkinan :
1. Sama persis karakternya artinya ingin saling menyayangi.....ini yang luar biasa
2. Satu ingin disayang dan satunya lagi ingin menyayanginya, ini juga bagus

Bagaimana jika di luar kedua hal di atas, misal sang pria ingin mendominasi dan sang wanita ingin disayang. Tentunya setelah menikah biasanya terjadi banyak miskomunikasi antara keduanya. Karena mereka berasa saling berubah yang tadinya saling mengerti manjadi saling berseberangan.

Jika kita mengetahui lebih awal lewat analisa BaZi, kita bisa mengetahui apa yang harus kita lakukan untuk menyempurnakannya. Sebagai contoh di atas, jika pria mendominasi dan wanita ingin disayang, maka sang wanita bisa mendiskusikan rencana keluarga dengan sang pria dan memberikan keleluasaan bagi sang pria untuk menentukan yang memberikan kepuasan untuk sang pria. Sedangkan sang pria bisa saja memahami sang wanita dengan lebih sering memberikan hal-hal kecil kepada wanitanya, seperi memberikan hadiah, kejutan kecil yang ditentukan dirinya.

Pemahaman hubungan antara kedua insan, tidak harus sama persis. Seperti berbagai analogi kesamaan bisa sama persis seperti baju yang sama, namun bisa juga diandaikan sebagai sepasang sepatu, tidak sama namun saling melengkapi atau bisa juga sebagai kupu-kupu dan bunga, dan masih banyak lagi contoh lainnya di alam ini.

Sehingga ketertarikan merupakan tanda awal bahwa kita lebih mau memperjuangkan kebersamaan kita, lalu setelah itu perlu memperhatikan apa yang ingin diharapkan dari pasangan kita masing-masing. Dengan mengetahui hal-hal ini, kita menjadi lebih mudah menjalani kehidupan berkeluarga.


Dalam kelas BaZi saya ajarkan bagaimana mendeteksi kecocokan berbagai tingkatan antara wanita dan pria serta bagaimana faktor Ren dapat menyiasatinya sehingga berlanjut dengan baik dan bahagia. Kecocokan dan ekspektasi merupakan dua (2) kunci dasar untuk mempertahankan sebuah huhungan. (WJS)

Monday, September 14, 2015

Apakah Kecantikan dan Kecerdasan Membuat Wanita Merasa Lebih Bahagia

Sudah sejak dulu banyak orang membahas hal mengenai relationship dari berbagai disiplin ilmu. Terutama dari ilmu psikologi. Salah satu buku yang menarik dan menjadi favorit saya adalah "Men are from Mars, Women are from Venus" oleh John Gray, Ph. D. Bagaimana dijelaskan bahwa pria dan wanita sebagai dua (2) makhluk yang berbeda dan bagaimana cara saling memahami tanpa saling mencurigai. Topik yang selalu abadi sepanjang masa dan selalu menarik untuk diperdalam. 

Dalam suatu waktu sekitar dua (2) tahun yang lalu, datanglah seorang wanita yang menanyakan kepada saya, kapan saya akan menikah? Seperti biasanya saya meminta tanggal lahir dan jam untuk segera menganalisanya. Lalu saya menyusun chart energi dari dirinya (seperti gambar di atas). Saat chartnya tersusun, begitu jelas ada beberapa hal yang menghambat hubungan pada wanita ini. Sedikit demi sedikit saya ceritakan apa permasalahannya, di antaranya adalah:
1. Memiliki banyak Peach Blossom membuat dirinya begitu menarik bagi banyak lawan jenis.
2. Tidak ada elemen suami dalam chart energinya.
3. Wanita ini sangat aktif dan tampil menarik di muka umum.

Apa konsekuensi dari itu semua? Wanita ini akan sering dan mudah berganti-ganti pasangan. Dengan begitu menarik bagi lawan jenis maka membuat dirinya didekati banyak pria, karena inner beauty atau cantik dari dalam dirinya. Namun sering wanita yang didekati banyak pria, jadi merasa bingung apa pilihan yang terbaiknya. Begitu saya menjelaskan lebih detil, wanita ini paham bahwa mengapa selama ini dia dengan mudah "putus sambung" dengan berbagai pria sebagai pacar.

Lalu apa solusinya? Ingat artikel saya mengenai Tian, Di, dan Ren? Dalam hal ini saya meminta dia menggunakan faktor Ren (manusia), yaitu:
1. Mulai menyusun ulang apa kriteria yang benar-benar menjadi prioritas bagi dia dalam memulai hubungan. Selama kriteria utama dimiliki pasangannya agar dicoba lebih serius dalam membina hubungannya.
2. Belajar saling memahami dalam berhubungan, jika sudah memulai sebuah hubungan sebaiknya mulai serius membinanya, jangan mudah tergoda oleh pihak luar. 
3. Kecerdasan yang dimiliki bisa menjadi pisau bermata dua (2), kadang dapat menyerang pasangannya sehingga perlu lebih bijak dalam mengkomunikasikan suatu hal dengan calon pasangannya.

Bagi banyak cowok, wanita ini tentu saja menjadi idola, namun bagi wanita ini sulit sekali menemukan pasangan yang ideal bagi dirinya. Manusia adalah makhluk yang tidak sempurna dan ideal, bahkan dalam dunia bisnis dikenal "Teori Pareto", teori prioritas 80-20. Jika sudah mendapatkan kecocokan yang banyak dan positif, alangkah baiknya kedua belah pihak saling mempertahankan komitmen hubungannya, dan mulai saling menghargai. 

Mengganti profile picture (pp) untuk Whatsapp atau BBM saja bisa menjadi masalah bagi pasangan wanita ini, dan itu salah satu faktor yang membuat pasangannya cemburu karena saking menariknya wanita ini.

Bagi orang awam, wanita ini akan mudah menikah, dengan segala kelebihannya, kecantikan, kecerdasan dan luwesnya cara penampilan serta komunikasinya yang begitu baik. Apalagi didukung faktor berkarir di perusahaan international dan pergaulan yang begitu luas. Namun dalam analisa BaZi, wanita ini akan sulit menikah. 

Apa penjelasannya? Apapun potensi yang dikaruniai Tuhan selalu dapat dianalogikan sebagai uang logam dengan dua sisi. Jika wanita ini terbawa oleh keadaan yang diagungkan banyak cowok, dan begitu mudah berganti pasangan karena banyak pemujanya, maka ia akan terhanyut dari waktu ke waktu. Saat masa untuk menikahnya lewat, maka dia akan terbiasa dengan kesendiriannya. 

Namun kalau dia mau mengoptimalkan faktor Ren-nya, memanfaatkan karunianya untuk mulai mau memahami pasangannya, walaupun sulit dan berat, dia akan bisa menikah.

Sekali lagi semua adalah pilihan, waktu yang akan menjawab, apa yang sebenarnya terbaik buat diri kita.....namun jika kita terus berpikir positif dan mau mencoba dan berupaya saling menghargai setidaknya kita tahu apa yang harus kita improve untuk langkah selanjutnya.

Menariknya dalam ilmu BaZi, kita dapat melihat waktu yang tepat dan apa yang menghambat dan hal-hal apa harus kita persiapkan, sehingga kita lebih siap untuk mendapatkan pasangan dan akhirnya menikah.


Jadi kecantikan dan kecerdasan belum tentu baik bagi seorang wanita dalam membina hubungan kecuali dia tahu bagaimana menggunakannya dan hanya untuk siapa. 

Ada istilah dalam BaZi, "Output will kill husband", penjelasan ini akan diuraikan lebih lanjut dalam kelas BaZi (WJS)

Monday, July 20, 2015

Marry Young, Marry Late, or Remain Single

Dalam setiap kelas BaZi yang saya adakan, ada suatu hal yang selalu dibawa oleh peserta workshop walaupun saya tidak menginformasikannya. Apa ya kira-kira?.....Ya, benar, data tanggal lahir sekeluarga.

Apa kegunaannya? Sebagai contoh soal dalam menganalisa dan mencocokan dengan apa yang telah dan akan dialaminya. Baik kepribadian sampai perihal relationship atau hubungan dalam hal ini jodoh dan pernikahan.

Dalam membahas BaZi, kita bisa mencari elemen yang merepresentasikan pasangan dan bagaimana hubungan dengan pasangan serta hubungan dengan mertua........salah satu bagian yang juga menarik...karena mertua berarti mereka sebagai orangtua bagi pasangan anaknya. 

Pembahasan berikutnya yang juga tak kalah seru adalah kapan waktunya anak-anak menikah. Mengapa pertanyaan tersebut sangat menggugah para peserta?

Karena ada pergeseran nilai terhadap arti dari berkeluarga, jika kita pernah mendengar cerita dari para orang tua jaman dahulu, mereka menikah dengan tidak ada modal, yang ada adalah niat, komitmen, serta kebersamaan, mereka berjuang dari bawah dan bersama menuju kesuksesan yang diharapkan dan dicita-citakan.

Namun saat ini, nilai itu mungkin masih ada, namun tidaklah sekuat dahulu, karena dengan berkembangnya teknologi yang sedikit banyak mempengaruhi gaya hidup sang anak, sehingga sang anak yang rata-rata hidup sudah berkecukupan, melihat perihal lain yang lebih penting seperti finansial, dan juga karir pasangan atau karir dirinya sendiri untuk mendukung keluarga yang akan dijalaninya sehingga tetap mendapat tingkat kenikmatan yang sama dan bahkan lebih baik.

Betul atau salah, itu bisa mengundang perdebatan panjang, namun itulah konteks nilai kekininan yang banyak menjadi tolak ukur dalam membentuk sebuah keluarga. 

Lalu apa yang menjadi permasalahannya adalah kapan sang anak akan fokus berkeluarga? 

Dalam BaZi, seseorang akan menikah atau tidak dapat ditilik dari komposisi elemen yang merepresentasikan pasangannya (istri atau suami), jika kehadiran elemen ini tidak kuat, maka masa pacaran dan kelanjutan pernikahan perlu diperjuangkan, namun sebaliknya jika terlalu mendominasi bisa saja kejadian yang membuat comfort zone atau zona nyaman yaitu kebingungan memilih calon, karena saking mudahnya mendapatkan pasangan. 

Selain elemen pasangan juga dianalisa faktor kepribadian diri sendiri dan pasangan serta kecenderungan senang dengan hidup kesendirian. Semua indikasi ini diformulakan dan tentunya dianalisa bersama faktor waktu, sehingga menjadi menarik.

Faktor waktu pada akhirnya yang melengkapi apakah sang pasangan sangat kuat hadir untuk kita ataukah sang pasangan hanya "numpang lewat" saja, sehingga analisa BaZi terhadap waktu terjadinya pernikahan memiliki akurasi yang tinggi.

Apa kegunaan untuk mengetahui waktu pernikahan sang anak? Yang pasti tujuan mereka adalah mempersiapkan sang anak siap dalam segala hal, jika menikah muda, berarti memberikan value atau nilai yang tepat dan membuat sang anak dewasa dalam menjalaninya pernikahannya. 

Jika dalam BaZi, diindikasikan menikah di usia yang lebih matang (marry late), juga mempunyai tujuan tertentu, yaitu sang anak agar lebih dewasa dan siap dalam berkeluarga nantinya. Dalam kasus-kasus klien yang indikasi marry late, pada umumnya pernikahannya langgeng jika dilangsungkan pada usia yang matang, namun jika sang pemilik chart menikah di waktu sebelumnya, berdasarkan pengalaman dari kasus klien saya, perjalanan keluarganya mengalami turbulensi, sebagian besar berakhir dengan perceraian.


Dari semua itu, yang utama dan perlu dipertimbangkan adalah nilai-nilai yang ditanamkan sejak kecil oleh sang orang tua, budaya masyarakat dan apa yang dipahami baik oleh sang anak. Karena nilai yang kuat memberi faktor yang berpengaruh besar dalam upaya mempertahankan sebuah pernikahan.

Akhir kata, marry young, marry late atau remain single dalam BaZi mengindikasikan kapan kita siap dan dewasa untuk memulai berkeluarga sehingga hubungan yang dijalani menjadi abadi sampai waktu berakhirnya hidup kita. Amin. (WJS)

Monday, June 15, 2015

Si Pemikat bernama Peach Blossom

Saat ini, jika membahas topik relationship atau hubungan dalam BaZi, kata Peach Blossom pasti muncul. Banyak yang sudah mengenal kata ini. Namun mari kita mengerti apa sebenarnya Peach Blossom dan kaitannya dengan relationship.

Istilah Peach Blossom berasal dari lukisan dan puisi sastra mandarin (China), yang mengasosiasikan bunga Peach Blossom dengan percintaan.

Sehingga saat praktisi BaZi mengungkapkan saat ini adalah Peach Blossom Time, dapat diartikan sang klien sedang mempunyai banyak kesempatan dengan lawan jenis dalam hal relationship. Dalam Feng Shui, Peach Blossom menandakan suatu sektor yang dapat diaktifkan atau digunakan untuk meningkatkan hubungan percintaan dengan cara menggunakan elemen air. Kadangkala ada juga yang menggunakan bunga pada sektor tersebut, namun keefektifannya lebih tinggi penggunaan elemen air.

Namun teknik ini tidak selalu direkomendasikan karena menggunakan dan mengaktifkan sektor Peach Blossom dapat memicu energi Peach Blossom pada setiap penghuni rumah, sehingga bukan hanya memicu bagi si "klien" namun juga memicu bagi ayahnya, ibunya, kakak serta adiknya. Serta jika terlalu banyak air dapat menciptakan energi Peach Blossom yang berakibat negatif yaitu skandal percintaan dengan pihak luar.

Penggunaan teknik ini efektif jika dipastikan klien tinggal sendiri atau sektor Peach Blossomnya berbeda dengan penghuni lainnya, sehingga benar-benar harus presisi sesuai formula penempatan air yang digunakan untuk mengaktifkan energi ini. Jika telah diaktifkan, si klien akan berasa lebih semangat, dan menarik bagi lawan jenisnya. 

Jika kita bisa menghitung formula ini dengan baik, dan sering saya gunakan dalam perhitungan tanggal saat bepergian menggunakan pesawat terbang, saat pemilihan hari yang memiliki energi Peach Blossom, saya mendapatkan lawan jenis yang menarik yang duduk di kursi sebelah saya. Menyenangkan, bukan?

Kebetulan yang diperhitungkan. (WJS)