Showing posts with label Di. Show all posts
Showing posts with label Di. Show all posts

Monday, November 30, 2015

Who is Accountable For Your Future?

Nobody from your past should be held responsible for your future. The only person accountable for your future is you.


Dalam kosmologi metafisika asia timur, ada tiga (3) faktor yang ikut menentukan keberhasilan manusia, yaitu langit, bumi dan manusia. Diantara ketiganya, faktor yang paling mudah dikembangkan adalah faktor manusia, berupa perbuatan baik dan pembelajaran serta pendidikan.

Monday, October 26, 2015

Memahami Cara Anak Menghadapi Kehidupan

Saat sedang mengalami masalah, ada tipe orang yang berpikir sejenak, baru menghadapinya, ada lagi yang menghadapinya langsung tanpa berpikir panjang. Ada juga yang tidak berani menghadapinya, ada lagi yang apapun masalahnya akan dihadapinya dengan gagah berani.

Bagaimana jika itu terjadi pada anak-anak kita, dan kita salah memahaminya. Anak-anak akan menjadi sulit dan tidak berkembang karena potensinya terlupakan sedangkan orangtua fokus pada kelemahan sang anak.

Anak sebagai titipan yang "Tuhan Yang Maha Kuasa" memiliki kepribadian yang unik dan berbeda satu dengan yang lainnya. Dalam hal ini saya akan mengupas mengenai tipe anak dengan chart "Sang Jenderal".

Pernahkan kita menemui orang yang tidak pernah takut pada siapapun dalam konteks positif?
Ada anak-anak yang dikaruniai potensi dan talenta pemberani. Mereka terlahir memiliki kharisma sebagai pemimpin. Saat kita berbicara dengannya akan terasa kharismanya. Dalam BaZi, ada formula yang berakurasi tinggi dalam menentukan chart sang Pemimpin pada tanggal lahir seseorang. Dengan mudah dan sederhana, saat kita mengkonversikan ke siklus energi akan terlihat, dialah pemimpinnya.

Ada pengalaman saya dengan seorang klien yang memiliki anak dengan chart seperti ini. Salah satunya yang akan saya bahas adalah anak yang dididik secara konservatif, taat kepada orangtua dan harus mengikuti tata aturan yang kuat walaupun dia seorang warga negara asing. Pada setiap peristiwa, anak ini sangat menonjol, mudah mempengaruhi teman secara tidak langsung, serta mempunyai keberanian yang tinggi termasuk berani "menentang orang tuanya".

Suatu waktu di awal tahun ini, sang orangtua mendiskusikannya dengan saya mengapa anaknya "sukar diatur", sang ibu mulai frustasi. Lalu dia menanyakan bagaimana cara mengaturnya dengan analisa BaZi. Setelah saya buat chart utk anaknya, langsung terlihat bahwa anak ini termasuk chart spesial yaitu "Sang Jenderal", lalu saya mulai memberitahukan kelebihan dan kekurangan tipe ini dan bagaimana yang akan dialaminya.

Apa yang saya jelaskan membuka cakrawala pandangan sang ibu, dan membuat si ibu memahami dan akan merubah cara pendekatannya. Apa yang saya ulas sesuai dengan kejadian yang dialami oleh si anak. Sejak saat itu, sang ibu lebih memahami dan memberikan dorongan sesuai dengan karakter sang anak, dengan pendekatan yang berbeda sang anak menjadi lebih bersahabat dan memahami sang ibu.


Sang anak diberikan value atau nilai dengan dimasukan ke kelas olahraga beladiri sehingga memiliki nilai sportifitas tinggi dan memahami cara memimpin secara baik dan alami. Belajar memahami menang dan kalah, bagaimana cara mengatur emosi dan sebagainya. Hasilnya sang anak karena potensinya saat berumur 12 tahun dia harus masuk di kelas 18 tahun karena untuk kelas di bawah 18 tahun terlalu mudah dan dia sebagai pemenangnya....luar biasa bukan...

Bagaimana jika kita salah pendekatan sejak kecil? Maka sang anak akan dicap sebagai "pembangkang", namun jika kita tahu lebih awal justru sebaliknya sang anak adalah tipe pemimpin sejati. Karir chart seperti ini mayoritas adalah sebagai pemimpin militer dan juga juara dalam bidang olahraga. Di antaranya Tiger Woods, Li Na, Maria Sharapova, dan keberhasilan mereka karena memiliki mentor yang hebat. Contoh untuk Tiger Woods, sang ayah adalah mentornya, sejak sang ayahnya meninggal, karirnya mengalami penurunan.

Jadi peran orangtua yang tepat, penting untuk keberhasilan sang anak. Salam parenting. (WJS)

Monday, October 5, 2015

Tahun 2016 Tahun Bintang Akademik

Saat saya menanyakan pertama kali harapan apa yang dinginkan pada klien yang meminta perhitungan tanggal lahir untuk kelahiran bayi adalah bayi yang cerdas, lalu dilanjutkan harapan yang lain seperti baik dan juga sejahtera.

Berbicara tentang kecerdasan, saya mengutip pengertian dari Anita E. Woolfolk bahwa Kecerdasan adalah kemampuan untuk belajar, keseluruhan pengetahuan yang diperoleh, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan situasi baru atau lingkungan pada umumnya. 

Saat masih usia kecil dan bersekolah, harapan orangtua pada anak hanya satu (1) yaitu sekolah dengan baik, yang tentunya mendapatkan hasil belajar yang baik. Dalam ilmu BaZi, kecerdasan seseorang dapat dilihat kualitasnya pada tanggal lahirnya. Ada beberapa formula yang bisa dipakai untuk melihat apakah anak ini cerdas atau tidak, di antara formula-formula itu yang paling sering saya gunakan adalah "bintang akademik" . Formula ini mempunyai tingkat akurasi yang tinggi.

Orang-orang yang mempunyai "bintang akademik" adalah orang-orang yang senang belajar, ingin tahu, serta pekerja keras. Mereka adalah orang yang bisa mengubah masalah menjadi bersolusi. Selain itu mereka juga mempunyai cara berpikir yang strategis, dan dalam. Orang-orang yang mempunyai "bintang akademik antara lain adalah Mark Zuckerberg, Michael Dell, Gordon Moore (pendiri Intel), Albert Einstein, dan Stephen King.

Yang menarik dari kelima orang ini, dari chart mereka, dapat dibaca bahwa mereka akan memiliki pasangan hidup yang cerdas dan akan saling memberikan dukungan. Sesuatu yang bagus dan diinginkan orang tua tentunya. Kita tahu bahwa Mark Zuckerberg memilih pasangan hidup dari teman kuliahnya. 

Selain itu, orang yang memiliki bintang akademik mengindikasikan mereka yang cerdas berekspresi, salah satunya dalam menuangkan pikiran ke dalam tulisan. Contoh novelis yang sukses dengan adanya bintang akademik adalah JK Rowling, penulis novel Harry Porter.

Tahun depan adalah tahun 2016 adalah tahun yang memiliki bintang akademik. Bayi yang lahir tahun depan akan mendapatkan bakat kecerdasan secara otomatis dan akan memiliki kualitas akademik yang baik, bayi yang cerdas dan akan mendapatkan prestasi akademik di sekolah yang baik. Jadi mau mempunyai anak yang cerdas? Tahun depanlah saatnya. 


Selamat memiliki bayi yang cerdas untuk yang melahirkan di tahun 2016. (WJS)

Monday, September 14, 2015

Apakah Kecantikan dan Kecerdasan Membuat Wanita Merasa Lebih Bahagia

Sudah sejak dulu banyak orang membahas hal mengenai relationship dari berbagai disiplin ilmu. Terutama dari ilmu psikologi. Salah satu buku yang menarik dan menjadi favorit saya adalah "Men are from Mars, Women are from Venus" oleh John Gray, Ph. D. Bagaimana dijelaskan bahwa pria dan wanita sebagai dua (2) makhluk yang berbeda dan bagaimana cara saling memahami tanpa saling mencurigai. Topik yang selalu abadi sepanjang masa dan selalu menarik untuk diperdalam. 

Dalam suatu waktu sekitar dua (2) tahun yang lalu, datanglah seorang wanita yang menanyakan kepada saya, kapan saya akan menikah? Seperti biasanya saya meminta tanggal lahir dan jam untuk segera menganalisanya. Lalu saya menyusun chart energi dari dirinya (seperti gambar di atas). Saat chartnya tersusun, begitu jelas ada beberapa hal yang menghambat hubungan pada wanita ini. Sedikit demi sedikit saya ceritakan apa permasalahannya, di antaranya adalah:
1. Memiliki banyak Peach Blossom membuat dirinya begitu menarik bagi banyak lawan jenis.
2. Tidak ada elemen suami dalam chart energinya.
3. Wanita ini sangat aktif dan tampil menarik di muka umum.

Apa konsekuensi dari itu semua? Wanita ini akan sering dan mudah berganti-ganti pasangan. Dengan begitu menarik bagi lawan jenis maka membuat dirinya didekati banyak pria, karena inner beauty atau cantik dari dalam dirinya. Namun sering wanita yang didekati banyak pria, jadi merasa bingung apa pilihan yang terbaiknya. Begitu saya menjelaskan lebih detil, wanita ini paham bahwa mengapa selama ini dia dengan mudah "putus sambung" dengan berbagai pria sebagai pacar.

Lalu apa solusinya? Ingat artikel saya mengenai Tian, Di, dan Ren? Dalam hal ini saya meminta dia menggunakan faktor Ren (manusia), yaitu:
1. Mulai menyusun ulang apa kriteria yang benar-benar menjadi prioritas bagi dia dalam memulai hubungan. Selama kriteria utama dimiliki pasangannya agar dicoba lebih serius dalam membina hubungannya.
2. Belajar saling memahami dalam berhubungan, jika sudah memulai sebuah hubungan sebaiknya mulai serius membinanya, jangan mudah tergoda oleh pihak luar. 
3. Kecerdasan yang dimiliki bisa menjadi pisau bermata dua (2), kadang dapat menyerang pasangannya sehingga perlu lebih bijak dalam mengkomunikasikan suatu hal dengan calon pasangannya.

Bagi banyak cowok, wanita ini tentu saja menjadi idola, namun bagi wanita ini sulit sekali menemukan pasangan yang ideal bagi dirinya. Manusia adalah makhluk yang tidak sempurna dan ideal, bahkan dalam dunia bisnis dikenal "Teori Pareto", teori prioritas 80-20. Jika sudah mendapatkan kecocokan yang banyak dan positif, alangkah baiknya kedua belah pihak saling mempertahankan komitmen hubungannya, dan mulai saling menghargai. 

Mengganti profile picture (pp) untuk Whatsapp atau BBM saja bisa menjadi masalah bagi pasangan wanita ini, dan itu salah satu faktor yang membuat pasangannya cemburu karena saking menariknya wanita ini.

Bagi orang awam, wanita ini akan mudah menikah, dengan segala kelebihannya, kecantikan, kecerdasan dan luwesnya cara penampilan serta komunikasinya yang begitu baik. Apalagi didukung faktor berkarir di perusahaan international dan pergaulan yang begitu luas. Namun dalam analisa BaZi, wanita ini akan sulit menikah. 

Apa penjelasannya? Apapun potensi yang dikaruniai Tuhan selalu dapat dianalogikan sebagai uang logam dengan dua sisi. Jika wanita ini terbawa oleh keadaan yang diagungkan banyak cowok, dan begitu mudah berganti pasangan karena banyak pemujanya, maka ia akan terhanyut dari waktu ke waktu. Saat masa untuk menikahnya lewat, maka dia akan terbiasa dengan kesendiriannya. 

Namun kalau dia mau mengoptimalkan faktor Ren-nya, memanfaatkan karunianya untuk mulai mau memahami pasangannya, walaupun sulit dan berat, dia akan bisa menikah.

Sekali lagi semua adalah pilihan, waktu yang akan menjawab, apa yang sebenarnya terbaik buat diri kita.....namun jika kita terus berpikir positif dan mau mencoba dan berupaya saling menghargai setidaknya kita tahu apa yang harus kita improve untuk langkah selanjutnya.

Menariknya dalam ilmu BaZi, kita dapat melihat waktu yang tepat dan apa yang menghambat dan hal-hal apa harus kita persiapkan, sehingga kita lebih siap untuk mendapatkan pasangan dan akhirnya menikah.


Jadi kecantikan dan kecerdasan belum tentu baik bagi seorang wanita dalam membina hubungan kecuali dia tahu bagaimana menggunakannya dan hanya untuk siapa. 

Ada istilah dalam BaZi, "Output will kill husband", penjelasan ini akan diuraikan lebih lanjut dalam kelas BaZi (WJS)

Monday, August 31, 2015

Path of Life

Apa kegiatan yang saat ini yang sering dilakukan keluarga menjelang liburan? Tentu saja jawabannya melakukan perjalanan ke tempat baru. Setiap melakukan perjalanan membuat diri kita menjadi bersemangat, dimulai dari menentukan tujuan bersama, mencari tiket terbaik, tempat akomodasi yang menyenangkan, dan persiapan barang-barang yang mendukung kegiatan perjalanan tersebut. Untuk perjalanan ke daerah musim panas atau daerah musim dingin, tentu membutuhkan perlengkapan yang berbeda, minimal jenis pakaian yang berbeda ketebalannya sampai jas hujan, jaket, jenis sepatu yang lainnya.


Persiapan yang terencana membuat kita menjadi lebih siap dan menikmati liburan lebih optimal.

Itinerary yang kita buatpun secara umum akan terlaksana kecuali ada hal-hal yang diluar kontrol kita. Sebaliknya bagaimana jika kita tidak melakukan persiapan, misalnya diajak mendadak oleh teman atau saudara untuk berlibur bersama, yang pasti senang bercampur deg-degan, karena kita tidak tahu secara keseluruhan mau diajak kemana, mau beraktifitas apa saja, sehingga ada hal-hal yang membuat kita akan kecewa setelah di lokasi. Misalnya jika cuaca hujan dan kita tidak membawa payung, maka kita akan meneduh dulu sehingga kehilangan waktu untuk ke tempat liburan lainnya.

Bagaimana jika cerita perjalanan liburan di atas adalah perjalanan hidup kita sendiri. Beberapa minggu lalu, saya diminta oleh teman saya untuk melakukan konsultasi BaZi untuk keluarganya, sebut saja namanya Clara (bukan nama sebenarnya). Sudah lama tidak berjumpa, walau sering berhubungan via whatsapp, namun belum pernah membahas BaZi untuk tahun ini 2015. Saat saya membaca chart BaZi nya untuk tahun ini, saya melihat bahwa tahun ini dia akan mengeluarkan banyak uang, baik untuk liburan dan juga berpindah profesi dari karyawan menjadi self employment. Saya sarankan untuk melakukan penghematan dan menghindari melakukan hal-hal yang beresiko tanpa perhitungan matang sehingga lebih menjaga pengeluaran. 

Begitu saya ceritakan hal tersebut di atas, Clara berkata kepada saya, wah sayang ya sudah kejadian, coba tahu lebih awal, saya akan tetap sebagai karyawan saja. Saat ini Clara membuka perusahaan yang sudah berjalan enam (6) bulan, namun sampai sekarang tidak ada konsumen, dan uangnya selain untuk buka usaha sudah keluar banyak untuk berlibur bersama keluarga ke Eropa. Sehingga apa yang saya bacakan persis gambaran yang dialami oleh Clara. Sederhananya "Good Luck" or "Bad Luck". Secara umum tahun ini adalah "Bad Luck" bagi Clara. Namun apa artinya "Bad Luck"? 

"Bad Luck" bukan berarti sepenuhnya nasib kita jelek, namun lebih kepada kita harus lebih hati-hati dan waspada dalam mengambil keputusan penting untuk jangka panjang terutama tanpa perhitungan yang matang. Sehingga untuk kasus Clara, jika tahun ini "Bad Luck", dia lebih baik masih sebagai karyawan, daripada pindah menjadi pengusaha, karena menjadi karyawan lebih aman daripada pengusaha dalam hal finansial, dan saat liburan sebaiknya bisa diubah menjadi liburan di dalam negeri atau bahkan dalam kota sehingga pengeluarannya lebih terkontrol. Sekali lagi bukannya kita tidak berlibur, namun lebih mempunyai opsi.

Di masyarakat saat ini ada dua (2) pihak dalam melihat analisis BaZi. Pihak pertama, yang merasa tak ada gunanya melihat BaZi karena "path of life" tidak bisa dirubah, jadi dijalani saja. Sedang pihak kedua, yang merasa perlu mengetahui BaZi karena melalui analisis BaZi, mereka dapat mengetahui kekuatan, kelemahan, serta tantangan dan peluang yang ada dalam periode waktu tertentu, dalam manajemen modern bahasa kerennya adalah Strength Weakness Opportunity and Threat (SWOT). Lewat informasi yang didapat dari analisa BaZi, mereka dapat merencanakan dan mengambil keputusan untuk menjalani periode kehidupan yang saat ini dan di kemudian hari. Jadi mereka lebih siap dalam menjalani tahun berjalan. Dengan analisis BaZi, kita lebih tahu hal-hal apa yang akan kita alami, misalnya kita mengetahui bahwa organ jantung merupakan kelemahan kita, maka kita akan mengupayakan lebih banyak berolahraga dan mengurangi makanan yang berkolesterol. 

Banyak orang beranggapan, bahwa analisis BaZi tidak bisa mengubah kegidupan, namun perlu diingat dalam filosofi Metafisika Chinese, ada tiga (3) faktor yang mempengaruhi hidup kita, yaitu Tian (Langit, BaZi), Di (Bumi, Feng Shui) dan Ren (Manusia, "free will"). Lalu bagaimana aplikasinya? Orang yang sukses, adalah orang yang menggabungkan ketiga faktor tersebut, dengan tujuan mencapai hasil yang optimum. Masing-masing mempunyai peranan, jadi dengan analisis BaZi, kita dapat memahami kehidupan dan dapat merencanakan untuk melakukan aktifitas setiap saat yang meminimalkan kerugian dan memaksimalkan keuntungan. 

Sebagai contoh, dua (2) orang yang kelahiran sama, yang dianalisa baik secara BaZi, yang seorang sebagai karyawan, sedang yang satu lagi sebagai pengusaha. Sebagai karyawan, tentunya nasib baik adalah membuat keuntungan besar untuk perusahaannya sehingga dirinya mendapat promosi dan bonus, sedangkan seorang lagi yang pengusaha yang melakukan bisnis sendiri, nasib baik adalah mendapatkan keuntungan besar bagi perusahaannya sendiri. 

Jadi kesamaannya, mereka berdua bernasib baik dan menghasilkan keuntungan yang besar, namun bedanya, si karyawan hanya mendapatkan promosi dan kenaikan gaji sedangkan si pengusaha mendapatkan keuntungan besar untuk dirinya sendiri, karena dialah pemilik perusahaannya.

Sehingga untuk bisa mengoptimalkan kehidupan kita, langkah awalnya adalah mengetahui dahulu "path of life" kita melalui analisis BaZi, setelah diketahui, maka kita menyusun rencana dan langkah-langkah yang tepat agar bisa mencapai kesuksesan. Perjalanan jauh selalu dimulai dengan langkah kecil di awal. Seperti halnya mempersiapkan liburan kita, semakin kita siap, semakin kita menikmati liburan kita, dan semakin berkesan dalam menjalaninya. (WJS)