Showing posts with label Luck. Show all posts
Showing posts with label Luck. Show all posts

Monday, February 22, 2016

Joey Alexander: Outstanding Child

Joey Alexander. Credit: Getty Images/AFP/Kevork Djansezian

Joey lahir 25 Juni 2003 

   辛     己     戊     癸  
   未     巳     午     未

Luck Pillars 6-16 Tahun 2016

 丁     丙
  巳     申


Bagi seorang dengan elemen tanah yin yang lahir di puncak musim panas, menjadikan seorang yang berbakat serta menjadi matang dalam potensinya. Dengan banyaknya elemen api yang menggambarkan support, kecerdasan dan dukungan dari keluarga menjadikan Joey seorang yang smart dan berbakat. Faktor "resource" keluarga dalam hal ini ayah dan sang ibu sebagai faktor pendukung yang utama bagi Joey untuk mengoptimalkan bakatnya. Keluarga Joey adalah penggemar musik jazz.

Tanah kecil di musim panas, bagaikan sebuah "pottery" yang sudah jadi terbentuk. Bakat yang ditekuni menjadi sebuah keahlian yang menonjol.

Masa Luck Pillar Joey mulai umur enam (6) tahun, sesuai dengan permulaan bakat Joey bahwa Joey mulai belajar musik sejak diberikan alat musik keyboard oleh ayahnya.

Elemen kayu dan api adalah elemen  yang favorable bagi Joey, sehingga sejak 2010, tahun kayu sampai tahun 2015 tahun kambing kayu, semuanya membentuk formasi unsur kayu dan api yang menjadikan bakat Joey menjadi lebih terasah.

Kacamata yang dipakai menjadikan Joey "looks like smart boy" yang merupakan cerminan dari chart BaZi Joey yang memiliki banyak unsur api sebagai "resource". Tidak heran, Joey yang "resourceful" diakui sebagai salah satu anak yang jenius.

Tahun 2016 terdiri dari unsur api 丙 dan monyet logam 申, di mana api memperkuat Joey dan monyet logam 申 berkombinasi dengan 巳 pada elemen diri yang menjadikan dirinya menjadi satu (1) dengan " Noble Man " dan bakatnya, yang berarti banyak orang yang bersedia membantu Joey untuk menampilkan potensi atau bakatnya. Sehingga penampilan di Grammy Award merupakan hasil dari orang-orang di belakang layar yang membantu Joey tanpa pamrih. Itulah peran Noble Man yang terlebih berkombinasi dengan elemen diri, suatu kombinasi yang sangat bagus dan sempurna.

Noble Man merupakan faktor pendukung suatu orang dapat mengalami masa atau peristiwa yang luar biasa.

Ajang perayaan Grammy Awards sendiri, 15 Februari 2016, jika kita lihat dari komposisi elemennya adalah:
     15     Februari  2016
      丁         庚           丙
     api     logam       api

      卯          寅          申
    Kayu    kayu     logam

Elemen yang muncul adalah kayu dan api sebagai elemen yang mendukung skill dan potensinya serta logam shen sebagai Noble Man berada di bawah dan di atas berarti Noble Man ini kuat sekali, mengakar. Komposisi elemen yang luar biasa. Api sebagai bakat, dan logam sebagai output dan performance sekaligus Noble Man - Angel Star, yang menjadikan Joey menjadi fenomenal di hari tersebut.

Jadi, kombinasi elemen yang bagus sejak tahun 2009 sampai 2016, serta waktu terselenggaranya Grammy Award menghadirkan penampilan dari bakat Joey, yang menjadikan Joey sang anak fenomenal dari perspektif Bazi.


Joey luar biasa!

Monday, October 19, 2015

Hokikah Anda?

Suatu siang hari saya bertemu dengan dua (2) orang calon klien, mereka menceritakan masalah yang dihadapinya saat ini. Masalah utama yang terkait dengan keuangan. Lalu salah satunya mulai menceritakan bahwa lima (5) tahun yang lalu pernah juga menggunakan jasa praktisi metafisik untuk menganalisa tanggal lahir keluarganya dengan metode "Zi Wei Dou Shu".

Dari dua (2) orang praktisi yang membacakan analisa tanggal lahir anaknya, mereka mempunyai analisa yang berbeda, praktisi pertama mengatakan anak pertama lebih "hoki", sedang praktisi kedua mengatakan anak kedua lebih "hoki". Sang ayah sebagai klien jadi bingung, lalu sang klien menanyakan kepada saya yang mana yang benar? 

Mulailah saya menerangkan apa yang dimaksud "hoki". Hoki lebih sering diasosiasikan dengan makna keberuntungan, kata hoki tidak bisa terlepas dari konteksnya, ada konteks waktu, tempat, lingkungan dan lainnya. Sehingga harus dijelaskan dulu apa konteksnya. Misalkan jika dikatakan hoki karena memiliki istri yang baik, yang akan mendukung sang suami itu akan lebih jelas. Ada lagi yang bilang hoki karena akan menjadi seorang direktur di perusahaan besar. Ada lagi yang bilang hoki karena tidak pernah mengalami masalah besar. Bagi seorang klien yang sudah memiliki harta lima (5) miliar akan mengatakan mendapatkan uang 100 juta adalah Hal biasa. Namun untuk karyawan bergaji 10 juta jika mendapatkan 20 juta akan berkata hokinya sedang bagus.

Jadi jangan sampai menanyakan ke praktisi sekadar hoki atau tidak, namun pertanyaannya harus lebih jelas, misalnya apakah pekerjaan saya di bidang properti akan optimal? Lalu kapan masa terbaik saya untuk mulai berusaha atau ekspansi? Sehingga pertanyaannya menjadi spesifik dan sang praktisi tentunya juga akan menjawab dengan detil.

Sebaiknya seorang klien jangan senang dulu dengan kata hoki, dan sudah selayaknya meminta penjelasan lebih untuk analisanya berdasarkan kejadian atau peristiwa yang akan dijalaninya. Hoki akan menjadi relatif terkait konteks yang sudah kita alami.

Seperti halnya kita belajar dan bertanya ke seorang guru atau mentor, apakah saya hoki? Tentunya akan bingung menjawabnya, namun jika pertanyaannya adalah apa talenta saya dan bagaimana mengoptimalkannya. Sang mentor akan menjawab dengan jelas dan spesifik.

Setiap kali bertemu dengan orang atau klien baru, saya seringkali diperkenalkan sebagai praktisi Feng Shui, dan setiap kali juga saya ditanya dan mengintroduksi apa sebenarnya yang perlu diperhatikan dalam menggunakan jasa praktisi. Karena itu mengajarkan ilmu ini bagian yang tidak terpisahkan dari upaya untuk memberikan pemahaman agar klien tahu persis apa yang benar dan tidak terjebak ke dalam hal-hal yang mistik. 


Dalam ilmu BaZi, kita bisa mengetahui siklus kehidupan kita, yaitu kapan kita sebaiknya mengoptimalkan usaha kita, dan juga kapan kita harus bersikap konservatif dalam pengembangan bisnis kita sehingga memberikan "hoki" yang optimal. (WJS)

Monday, August 31, 2015

Path of Life

Apa kegiatan yang saat ini yang sering dilakukan keluarga menjelang liburan? Tentu saja jawabannya melakukan perjalanan ke tempat baru. Setiap melakukan perjalanan membuat diri kita menjadi bersemangat, dimulai dari menentukan tujuan bersama, mencari tiket terbaik, tempat akomodasi yang menyenangkan, dan persiapan barang-barang yang mendukung kegiatan perjalanan tersebut. Untuk perjalanan ke daerah musim panas atau daerah musim dingin, tentu membutuhkan perlengkapan yang berbeda, minimal jenis pakaian yang berbeda ketebalannya sampai jas hujan, jaket, jenis sepatu yang lainnya.


Persiapan yang terencana membuat kita menjadi lebih siap dan menikmati liburan lebih optimal.

Itinerary yang kita buatpun secara umum akan terlaksana kecuali ada hal-hal yang diluar kontrol kita. Sebaliknya bagaimana jika kita tidak melakukan persiapan, misalnya diajak mendadak oleh teman atau saudara untuk berlibur bersama, yang pasti senang bercampur deg-degan, karena kita tidak tahu secara keseluruhan mau diajak kemana, mau beraktifitas apa saja, sehingga ada hal-hal yang membuat kita akan kecewa setelah di lokasi. Misalnya jika cuaca hujan dan kita tidak membawa payung, maka kita akan meneduh dulu sehingga kehilangan waktu untuk ke tempat liburan lainnya.

Bagaimana jika cerita perjalanan liburan di atas adalah perjalanan hidup kita sendiri. Beberapa minggu lalu, saya diminta oleh teman saya untuk melakukan konsultasi BaZi untuk keluarganya, sebut saja namanya Clara (bukan nama sebenarnya). Sudah lama tidak berjumpa, walau sering berhubungan via whatsapp, namun belum pernah membahas BaZi untuk tahun ini 2015. Saat saya membaca chart BaZi nya untuk tahun ini, saya melihat bahwa tahun ini dia akan mengeluarkan banyak uang, baik untuk liburan dan juga berpindah profesi dari karyawan menjadi self employment. Saya sarankan untuk melakukan penghematan dan menghindari melakukan hal-hal yang beresiko tanpa perhitungan matang sehingga lebih menjaga pengeluaran. 

Begitu saya ceritakan hal tersebut di atas, Clara berkata kepada saya, wah sayang ya sudah kejadian, coba tahu lebih awal, saya akan tetap sebagai karyawan saja. Saat ini Clara membuka perusahaan yang sudah berjalan enam (6) bulan, namun sampai sekarang tidak ada konsumen, dan uangnya selain untuk buka usaha sudah keluar banyak untuk berlibur bersama keluarga ke Eropa. Sehingga apa yang saya bacakan persis gambaran yang dialami oleh Clara. Sederhananya "Good Luck" or "Bad Luck". Secara umum tahun ini adalah "Bad Luck" bagi Clara. Namun apa artinya "Bad Luck"? 

"Bad Luck" bukan berarti sepenuhnya nasib kita jelek, namun lebih kepada kita harus lebih hati-hati dan waspada dalam mengambil keputusan penting untuk jangka panjang terutama tanpa perhitungan yang matang. Sehingga untuk kasus Clara, jika tahun ini "Bad Luck", dia lebih baik masih sebagai karyawan, daripada pindah menjadi pengusaha, karena menjadi karyawan lebih aman daripada pengusaha dalam hal finansial, dan saat liburan sebaiknya bisa diubah menjadi liburan di dalam negeri atau bahkan dalam kota sehingga pengeluarannya lebih terkontrol. Sekali lagi bukannya kita tidak berlibur, namun lebih mempunyai opsi.

Di masyarakat saat ini ada dua (2) pihak dalam melihat analisis BaZi. Pihak pertama, yang merasa tak ada gunanya melihat BaZi karena "path of life" tidak bisa dirubah, jadi dijalani saja. Sedang pihak kedua, yang merasa perlu mengetahui BaZi karena melalui analisis BaZi, mereka dapat mengetahui kekuatan, kelemahan, serta tantangan dan peluang yang ada dalam periode waktu tertentu, dalam manajemen modern bahasa kerennya adalah Strength Weakness Opportunity and Threat (SWOT). Lewat informasi yang didapat dari analisa BaZi, mereka dapat merencanakan dan mengambil keputusan untuk menjalani periode kehidupan yang saat ini dan di kemudian hari. Jadi mereka lebih siap dalam menjalani tahun berjalan. Dengan analisis BaZi, kita lebih tahu hal-hal apa yang akan kita alami, misalnya kita mengetahui bahwa organ jantung merupakan kelemahan kita, maka kita akan mengupayakan lebih banyak berolahraga dan mengurangi makanan yang berkolesterol. 

Banyak orang beranggapan, bahwa analisis BaZi tidak bisa mengubah kegidupan, namun perlu diingat dalam filosofi Metafisika Chinese, ada tiga (3) faktor yang mempengaruhi hidup kita, yaitu Tian (Langit, BaZi), Di (Bumi, Feng Shui) dan Ren (Manusia, "free will"). Lalu bagaimana aplikasinya? Orang yang sukses, adalah orang yang menggabungkan ketiga faktor tersebut, dengan tujuan mencapai hasil yang optimum. Masing-masing mempunyai peranan, jadi dengan analisis BaZi, kita dapat memahami kehidupan dan dapat merencanakan untuk melakukan aktifitas setiap saat yang meminimalkan kerugian dan memaksimalkan keuntungan. 

Sebagai contoh, dua (2) orang yang kelahiran sama, yang dianalisa baik secara BaZi, yang seorang sebagai karyawan, sedang yang satu lagi sebagai pengusaha. Sebagai karyawan, tentunya nasib baik adalah membuat keuntungan besar untuk perusahaannya sehingga dirinya mendapat promosi dan bonus, sedangkan seorang lagi yang pengusaha yang melakukan bisnis sendiri, nasib baik adalah mendapatkan keuntungan besar bagi perusahaannya sendiri. 

Jadi kesamaannya, mereka berdua bernasib baik dan menghasilkan keuntungan yang besar, namun bedanya, si karyawan hanya mendapatkan promosi dan kenaikan gaji sedangkan si pengusaha mendapatkan keuntungan besar untuk dirinya sendiri, karena dialah pemilik perusahaannya.

Sehingga untuk bisa mengoptimalkan kehidupan kita, langkah awalnya adalah mengetahui dahulu "path of life" kita melalui analisis BaZi, setelah diketahui, maka kita menyusun rencana dan langkah-langkah yang tepat agar bisa mencapai kesuksesan. Perjalanan jauh selalu dimulai dengan langkah kecil di awal. Seperti halnya mempersiapkan liburan kita, semakin kita siap, semakin kita menikmati liburan kita, dan semakin berkesan dalam menjalaninya. (WJS)