Seorang klien tahun lalu menghubungi saya untuk membantu
membentuk tim barunya dengan menganalisa tanggal lahir timnya sehingga dalam
waktu singkat sang eksekutif dapat segera mengaplikasikan kemampuannya yang
telah diharapkan oleh sang komisaris.
Setelah menganalisa enam (6) orang yang langsung
di bawahnya, maka terlihat tim ini kekurangan orangyang
mempunyai analisa yang kuat, sehingga timnya jalan tanpa panduan dan trial dan error tanpa pertimbangan yang matang, sehingga perlu dicari orang
untuk mengisi kekosongan yang ada sehingga tim dapat bekerja secara ideal dan
sempurna.
Bagi seorang eksekutif yang berpindah ke perusahaan
baru, tentu dituntut untuk segera beraksi dan menunjukan kehandalannya. Banyak
dari mereka berpindah dengan membawa tim lamanya yang berasal dari perusahaan
sebelumnya, jika hal itu bersamaan tentu akan mudah, namun bagaimana jika sang
eksekutif yang pindah pertama lalu tim nya menyusul kemudian sehingga ada jeda
waktu atau bahkan hanya dirinya yang dibutuhkan. Tentu perlu gerak cepat dalam
pembentukan tim yang tepat.
Kita dapat mengaplikasikan ilmu BaZi dalam
pembentukan tim kerja, ada lima (5) tipe orang secara umum dalam dunia kerja:
1. Tipe analisis
2. Tipe performance
3. Tipe sosial
4. Tipe bisnis
5. Tipe pemimpin
Setiap departemen atau divisi perlu menentukan
dahulu apa yang menjadi keypoint keberhasilan divisinya dalam perusahaannya,
dan orang seperti apa yang diperlukan dalam mencapai tujuannya. Sebagai contoh
kasus adalah divisi penjualan. Secara umum divisi penjualan memerlukan
orang-orang yang pandai berkomunikasi, berpenampilan baik serta mempunyai networking yang bagus dan besar.
Bagaimana kita menentukannya, dengan melihat
tanggal lahirnya maka dapat dengan mudah kita memilih mereka yaitu tipe sosial
dan tipe performance, mereka ini adalah orang yang senang bergaul dan kreatif
dalam berjualan. Namun tim perlu juga dilengkapi tipe lainnya seperti tipe
analisis, karena dengan adanya tipe ini akan membantu tim penjualan
melakukannya dengan efektif dan efisien kepada pelanggan siapa dan bagaimana
cara menjualnya. Karena tipe analisis sangat bagus dalam membentuk konsep dan
panduan serta teliti menganalisa keberhasilan suatu prospek.
Bagaimana dengan tipe pemimpin, mereka dibutuhkan
untuk memastikan target tercapai. Tim diingatkan dengan aturan main, jadwal dan
juga disiplin dalam bekerja. Bagi orang yang bertipe performance, pada umumnya tidak taat aturan, sering membangkang,
kadang lebih malas karena baginya aturan sangat mengekang dirinya.
Keberhasilan kita sebagai eksekutif adalah
memadukan keypoint yang dibutuhkan dengan tipe tim kita dan tipe diri kita
sendiri sehingga kekuatan dan kelemahan tim dapat saling dioptimalkan dan yang
paling penting, dalam menghadapi masalah di pekerjaan, kita sebagai eksekutif dapat
menentukan siapa yang menjadi pemimpin sehingga tepat dalam pengambilan arah
dan keputusannya. Sebaliknya jika salah delegasi hasilnya akan tidak optimal.
Tipe performance
akan lebih senang tugas keluar dan menghindari berpikir serta menganalisa apa kekurangannya.
Sehingga kalau kita meminta mereka berefleksi diri tentunya akan gagal, karena
mereka tidak tahu caranya dan itu adalah kelemahannya. Sebaliknya bagi tipe
analisis, mereka biasanya gagal jika diminta berpresentasi karena terlalu
berfokus pada hal-hal yang kecil bukan utama, kadang menjadi tidak menarik
serta penampilan presentasinya biasanya membosankan. Sebaliknya tipe analisis
akan senang jika diminta menganalisa apa yang harus dioptimalkan, mencari apa
yang salah.
Yang menarik dari Ilmu BaZi ini adalah dalam waktu
singkat dengan menganalisa tanggal lahir, dapat ditentukan apa tipe tim kita
dan bagaimana mengoptimalkannya. Sederhana, efektif dan memiliki akurasi yang
tinggi, banyak murid dan klien-klien saya menerapkan hal ini dalam pekerjaan
mereka, dan hasilnya membuat mereka semakin kagum atas aplikasi ilmu ini.
Bagi yang ingin mendalami dan membangun tim kerja
yang optimal di perusahaannya, dapat menghubungi kami sebagai konsultan dan
praktisi BaZi atau bisa juga mengikuti workshop
kami. Salam sukses. (WJS)